top of page

Zero-Touch Enrollment: Cara Kerja, Manfaat, dan Implementasinya

1 day ago
4 min read
Zero-Touch Enrollment: Cara Kerja, Manfaat, dan Implementasinya
Apa benar Zero-Touch Enrollment mempermudah onboarding device?

Ketika perusahaan harus menyiapkan puluhan hingga ratusan perangkat Android untuk karyawan, proses setup satu per satu bisa memakan waktu. Setiap perangkat perlu dikonfigurasi sebelum digunakan, sementara tim IT juga harus memastikan perangkat mengikuti standar perusahaan.


Singkatnya, Zero-Touch Enrollment adalah metode deployment Android yang memungkinkan perangkat dipra-konfigurasi secara online dan melakukan setup secara otomatis saat pertama kali dinyalakan. Metode ini dirancang terutama untuk membantu perusahaan melakukan deployment perangkat dalam skala besar dengan lebih efisien.


Apa Itu Zero-Touch Enrollment?

Menurut Google Android Enterprise, Zero-Touch Enrollment merupakan metode untuk menyederhanakan provisioning perangkat Android yang dikelola perusahaan. Perangkat yang sudah didaftarkan akan memeriksa konfigurasi perusahaan saat pertama kali melakukan booting, kemudian menjalankan proses provisioning secara otomatis.


Dengan Zero-Touch Enrollment, perusahaan dapat menyiapkan konfigurasi perangkat sebelum perangkat sampai ke tangan pengguna. Setelah perangkat dinyalakan dan terhubung ke internet, konfigurasi yang sudah ditentukan dapat diterapkan tanpa perlu tim IT melakukan setup secara manual pada setiap perangkat.


Metode ini umumnya digunakan untuk corporate-owned Android devices, terutama ketika perusahaan melakukan deployment dalam jumlah besar.


Bagaimana Cara Kerja Zero-Touch Enrollment?

Proses Zero-Touch Enrollment melibatkan perusahaan, reseller perangkat, portal zero-touch, dan solusi pengelolaan perangkat.


Secara sederhana, alurnya seperti berikut:

Pembelian perangkat → Registrasi perangkat → Konfigurasi deployment → Perangkat dikirim → Perangkat dinyalakan → Provisioning otomatis


  1. Perangkat dibeli dari reseller yang mendukung Zero-Touch

    Perangkat yang digunakan harus berasal dari reseller atau partner yang mendukung Android Zero-Touch Enrollment. Informasi perangkat kemudian didaftarkan ke akun zero-touch perusahaan.


  2. Perusahaan menyiapkan konfigurasi

    IT administrator menentukan konfigurasi yang akan diterapkan pada perangkat. Konfigurasi tersebut dapat dikaitkan dengan solusi Enterprise Mobility Management (EMM) yang digunakan perusahaan.


  3. Konfigurasi dikaitkan dengan perangkat

    Perangkat dapat ditemukan dan dikonfigurasi berdasarkan hardware ID seperti IMEI atau serial number. Google juga menyediakan opsi untuk menerapkan konfigurasi ke banyak perangkat sekaligus.


  4. Perangkat dikirim langsung ke pengguna

    Setelah konfigurasi siap, perangkat dapat dikirim ke karyawan tanpa harus dikumpulkan terlebih dahulu di kantor untuk proses setup manual.


  5. Perangkat melakukan provisioning otomatis

    Saat perangkat pertama kali dinyalakan dan mendapatkan koneksi internet, perangkat akan memeriksa konfigurasi zero-touch yang telah ditetapkan. Jika tersedia, proses provisioning akan berjalan dan perangkat kemudian dikelola oleh organisasi.


    Pengguna tetap perlu mengikuti instruksi setup di layar, tetapi tidak perlu melakukan seluruh proses enrollment secara manual.


Apa Manfaat Zero-Touch Enrollment?

Zero-Touch Enrollment menjadi relevan ketika perusahaan mulai mengelola perangkat dalam jumlah besar. Beberapa manfaat utamanya meliputi:


  1. Deployment Lebih Cepat

    Perusahaan tidak perlu melakukan setup setiap perangkat secara manual sebelum diberikan kepada karyawan.


  1. Mengurangi Pekerjaan Manual IT

    Proses provisioning dapat dipersiapkan dari awal sehingga tim IT tidak perlu melakukan konfigurasi berulang pada setiap device.


  1. Konfigurasi Lebih Konsisten

    Perangkat dapat mengikuti konfigurasi yang sudah ditentukan perusahaan sehingga standar deployment lebih mudah diterapkan.


  1. Mendukung Remote Deployment

    Perangkat dapat dikirim langsung kepada karyawan atau lokasi operasional yang berbeda. Google secara khusus menjelaskan Zero-Touch sebagai metode untuk menyederhanakan deployment perangkat perusahaan dalam skala besar.


  1. Cocok untuk Deployment dalam Jumlah Besar

    Zero-Touch Enrollment dapat membantu perusahaan yang secara rutin melakukan pengadaan smartphone atau tablet Android untuk sales, teknisi, operasional, frontline worker, maupun kebutuhan perusahaan lainnya.


Zero-Touch Enrollment vs Manual Enrollment

Aspek

Zero-Touch Enrollment

Manual Enrollment

Setup perangkat

Otomatis setelah konfigurasi

Dilakukan satu per satu

Keterlibatan IT

Lebih minim

Lebih banyak

Deployment massal

Cocok

Kurang efisien

Konsistensi konfigurasi

Lebih mudah distandarkan

Bergantung proses setup

Pengiriman langsung ke user

Didukung

Biasanya membutuhkan setup terlebih dahulu

Namun, Zero-Touch Enrollment bukan berarti seluruh pengelolaan perangkat selesai setelah proses enrollment. Perusahaan tetap membutuhkan sistem untuk mengatur dan mengamankan perangkat setelah perangkat berhasil terdaftar.


Zero-Touch Enrollment dan MDM

Android Zero-Touch Enrollment
ensure corporate-owned Android devices carry enterprise configurations, restrictions and managed settings.

Di sinilah Mobile Device Management (MDM) atau Unified Endpoint Management (UEM) berperan.


Zero-Touch Enrollment berfokus pada proses provisioning dan enrollment perangkat, sedangkan MDM/UEM digunakan untuk mengelola perangkat setelah masuk ke sistem perusahaan.


Setelah enrolled, administrator dapat menggunakan MDM untuk menerapkan berbagai kebijakan, seperti:

  • Application management

  • Device restrictions

  • Security policies

  • Remote lock dan wipe

  • Kiosk mode

  • Monitoring perangkat

  • OS dan update management


Menurut dokumentasi Hexnode, Zero-Touch Enrollment dapat digunakan untuk mengotomatisasi bulk deployment perangkat Android corporate-owned dan melakukan enrollment ke Hexnode UEM secara otomatis setelah perangkat terhubung ke jaringan.


Jadi, keduanya memiliki fungsi yang berbeda tetapi saling melengkapi:

  • Zero-Touch Enrollment → memasukkan perangkat ke sistem secara otomatis

  • MDM/UEM → mengelola, mengamankan, dan mengontrol perangkat setelah enrolled


Bagaimana Implementasi Zero-Touch Enrollment?

Secara umum, implementasinya membutuhkan beberapa komponen:

  1. Perangkat Android yang kompatibel

  2. Reseller atau partner yang mendukung Zero-Touch Enrollment

  3. Akun Android Zero-Touch perusahaan

  4. Konfigurasi deployment

  5. Solusi MDM/UEM yang kompatibel

  6. Koneksi internet saat proses setup


Untuk implementasi dengan Hexnode, administrator dapat membuat enrollment profile di Hexnode, menghubungkannya dengan Android Zero-Touch Portal, kemudian menetapkan konfigurasi tersebut ke perangkat.


Saat perangkat dinyalakan dan terhubung ke jaringan, perangkat dapat melakukan enrollment dan menerima policy yang telah disiapkan.


Kesimpulan

Zero-Touch Enrollment membantu perusahaan menyederhanakan deployment perangkat Android dengan mengurangi kebutuhan setup manual. Perangkat dapat dipra-konfigurasi sebelum dikirim dan melakukan provisioning saat pertama kali dinyalakan.

Untuk perusahaan yang mengelola banyak perangkat, pendekatan ini dapat membuat proses deployment lebih cepat, konsisten, dan mudah dilakukan dari jarak jauh.


Jika Zero-Touch Enrollment digabungkan dengan MDM/UEM, perusahaan tidak hanya dapat mengotomatisasi proses enrollment, tetapi juga tetap memiliki kontrol terhadap aplikasi, security policy, konfigurasi, dan perangkat setelah digunakan.


Neo Esensial Teknologi menyediakan solusi MDM/UEM dengan Hexnode untuk membantu perusahaan mengelola perangkat Android dan endpoint secara terpusat. Jika perusahaan Anda ingin menerapkan Zero-Touch Enrollment atau membutuhkan solusi untuk deployment perangkat dalam skala besar, hubungi Neo Esensial Teknologi untuk konsultasi dan demo solusi Hexnode.



FAQ Zero-Touch Enrollment

  1. Apa itu Zero-Touch Enrollment?

    Zero-Touch Enrollment adalah metode deployment Android yang memungkinkan perangkat dipra-konfigurasi dan melakukan provisioning secara otomatis saat pertama kali digunakan.

  2. Apa fungsi utama Zero-Touch Enrollment?

    Fungsi utamanya adalah menyederhanakan dan mengotomatisasi proses deployment perangkat Android perusahaan, terutama dalam jumlah besar.

  3. Apakah Zero-Touch Enrollment sama dengan MDM?

    Tidak. Zero-Touch menangani provisioning dan enrollment perangkat, sedangkan MDM digunakan untuk mengelola dan mengamankan perangkat setelah enrolled.

  4. Apakah pengguna tetap perlu melakukan setup perangkat?

    Ya. Pengguna tetap perlu menyalakan perangkat dan mengikuti instruksi setup, termasuk menghubungkannya ke internet. Proses enrollment dan provisioning perusahaan kemudian dapat berjalan otomatis.

  5. Apakah semua perangkat Android mendukung Zero-Touch Enrollment?

    Tidak. Dukungan bergantung pada kompatibilitas perangkat dan ketersediaan Zero-Touch melalui reseller atau partner yang sesuai.

  6. Apakah Zero-Touch Enrollment bisa digunakan dengan Hexnode MDM?

    Ya. Hexnode mendukung Android Zero-Touch Enrollment untuk membantu melakukan automated enrollment dan bulk deployment perangkat Android corporate-owned.



Referensi


Comments


bottom of page