top of page

3 Alasan Mengapa DILARANG Memberikan Tip di Jepang


Tahukah kamu kalau di Jepang, kebiasaan memberikan tip saat makan di restoran atau menggunakan jasa lain seperti taksi, hotel, atau barbershop merupakan hal yang tidak lazim? Bahkan, memberikan tip dianggap sebagai perilaku yang tidak sopan. Padahal di banyak negara, memberikan tip adalah tindakan yang umum dilakukan sebagai penghargaan atas pelayanan yang diberikan. Lantas, mengapa di Jepang dilarang memberikan tip? Ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi.


1. Upah Pekerja Sudah Mencangkup Segala Macam Biaya

Pertama, di Jepang, upah yang diberikan kepada pekerja biasanya sudah mencakup segala macam biaya termasuk pelayanan yang diberikan. Di Jepang, pemberian gaji kepada pekerja didasarkan pada keterampilan, pengalaman, dan pendidikan yang dimiliki. Sistem pengupahan di Jepang terbilang cukup rumit karena ada banyak faktor yang harus diperhatikan, seperti lama kerja, jabatan, dan keterampilan. Selain itu, di Jepang, keuntungan bisnis yang diperoleh oleh perusahaan juga dianggap sebagai bentuk penghargaan atas pekerjaan yang telah dilakukan oleh karyawan. Hal ini membuat memberikan tip dianggap sebagai tindakan yang tidak perlu dan malah bisa dianggap sebagai tindakan yang merendahkan harga diri para pekerja.


2. Memberikan Tip Dianggap Tindakan Penghinaan

Kedua, memberikan tip di Jepang dianggap sebagai tindakan yang menghina pekerja. Hal ini disebabkan oleh nilai-nilai budaya Jepang yang menempatkan kebersamaan dan rasa hormat yang tinggi terhadap orang lain. Rasa persahabatan dan kebersamaan dianggap lebih penting daripada hubungan yang didasarkan pada uang. Oleh karena itu, memberikan tip bisa dianggap sebagai upaya untuk membeli persahabatan atau hubungan yang berdasarkan uang. Padahal, di Jepang, persahabatan dan hubungan yang baik dibangun atas dasar kepercayaan dan kesetiaan, bukan atas dasar uang.


3. Aturan Pemerintah Yang Melarang Memberikan Tip

Ketiga, kebijakan pemerintah Jepang juga mendukung untuk tidak memberikan tip. Hal ini dilakukan untuk menjaga keadilan di antara pekerja. Pekerja yang memiliki keterampilan dan pengalaman yang sama dianggap harus mendapatkan bayaran yang sama pula. Memberikan tip dapat memicu perasaan tidak adil di antara para pekerja. Selain itu, kebijakan untuk tidak memberikan tip juga dilakukan untuk mendorong para pekerja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, tanpa harus mengharapkan imbalan tambahan. Dengan tidak memberikan tip, para pekerja akan fokus untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk semua pelanggan, tanpa terkecuali. Hal ini akan meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan oleh para pekerja, sehingga pelanggan akan merasa puas dengan pelayanan yang mereka terima.



Meskipun di Jepang dilarang memberikan tip, bukan berarti pelayanan yang diberikan buruk. Sebaliknya, di Jepang, pelayanan yang diberikan sangatlah profesional dan berkualitas tinggi. Jadi, ketika Anda berkunjung ke Jepang, jangan khawatir tentang memberikan tip, tetapi jangan lupa untuk memberikan ucapan terima kasih atas pelayanan yang diberikan.


Jika Anda berencana untuk bepergian ke Jepang dan membutuhkan koneksi internet yang andal dan cepat, produk WiFi portable kami adalah solusi yang tepat untuk Anda. Tanpa biaya deposit, Anda dapat mengambil perangkat langsung dan menikmati koneksi internet yang cepat dan andal di seluruh Jepang. Produk kami sangat mudah digunakan dan kami menawarkan paket yang terjangkau dan fleksibel, mulai dari satu hari hingga satu bulan. Dapatkan produk kami sekarang melalui website kami atau hubungi tim dukungan pelanggan kami untuk informasi lebih lanjut. Tetap terhubung dengan dunia digital saat bepergian ke Jepang dengan produk WiFi portable kami.


*Promosi Hanya Berlaku sampai 5 Mei 2023*

33 views
bottom of page